Mumet dengan Commuter KRL

Dalam minggu ini KRL yang menghubungkan Bekasi dan Jakarta terjadi perubahan jadwal: beberapa rute keberangkatan dibatalkan karena keretanya diperbaiki. Rupanya perbaikan KRL ini juga untuk kereta yang melayani rute Jakarta- Bogor/ Depok, Jakarta -Tangerang.

Alhasil, terjadi penumpukan penumpang di jadwal yang tersisa. Padahal sebelumnya, dengan jumlah KRL yang ada – penumpang juga sudah menumpuk padat untuk setiap jenis KRL.

Logikanya sih dengan berkurangnya jadwal KRL yang beroperasi, karena diperbaiki, maka jadwal perjalanan dan waktu tempuh KRL yang masih berjalan bisa lebih cepat, minimal lebih tepat waktu.  Kenyataaannya di  lapangan, jadwal keberangkatan KRL tetap terlambat, waktu tempuh tetap molor – bahkan molor lebih lama.

Beginilah nasib warga kota, yang tetap harus bayar pajak – karena tidak bayar pajak dianggap kriminal -, tetapi haknya untuk pelayanan dasar, termasuk pelayanan transportasi yang nyaman dan cepat, dicuekin oleh negara.

Foto-foto berikut merekan pengalaman pagi hari berangkat kerja dengan KRL dan pulang kerja, juga dengan KRL.

——-> Silakan klik pada gambar untuk cerita lebih lanjut.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Iklan

One response to “Mumet dengan Commuter KRL

%d blogger menyukai ini: